Kerinci – Sejumlah Kader Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kerinci Sungai Penuh lakukan penggalangan dana untuk korban kebakaran yang terjadi di dua desa, yaitu Desa Kemantan Tinggi Kecamatan Air Hangat Timur dan Di Desa Koto Renah Kecamatan Sulak. Yang terjadi beberapa waktu lalu.
Dalam Kegiatan ini, puluhan anggota dan kader PMII yang tergabung dalam Komisariat IAIN Kerinci, Komisariat STIA NUSA, dan Komisariat STIE SAK lakukan Penggalangan dana di beberapa titik lampu merah di Kota Sungai Penuh, dengan menggunakan sarana kotak sumbangan. Sabtu (9/10/2021).
Aksi kemanusiaan ini disambut baik oleh masyarakat pengguna jalan raya, dengan tanda antusias pengguna jalan untuk memberi sumbangan kedalam kotak yang di sediakan.

Kiki Kurniawan selaku Koordinator lapangan (Koorlap) pada penggalangan dana tersebut menyampaikan bahwa, kegiatan yang mereka lakukan ini adalah merupakan bentuk kegiatan peduli terhadap warga yang mengalami musibah kebakaran, dalam kegiatan tersebut di peroleh dana sebanyak Rp. 1.750.000.
“Aksi ini merupakan bentuk kepedulian kami terhadap warga yang mendapat musibah kebakaran beberapa waktu lalu agar dapat memberikan keringanan beban. Saat ini mereka sedang membutuhkan bantuan dan perhatian dari berbagai pihak.” Sampai Kiki.
Alan Sparingga selaku Ketua Biro Pengembangan Media, Informasi dan Hubungan Kerja Sama LSM juga mengharapkan bahwa kita diajarkan untuk bagaimana selalu peduli dan peka terhadap masyarakat disekitar kita, tolong menolong, dan membantu meringankan beban dari warga yang sedang mengalami musibah lewat kontribusi nyata.
“Aksi tersebut dapat menggerakkan dan membangkitkan semangat mahasiswa dalam merespons setiap musibah yang menimpa masyarakat di sekitar kita.” Harapnya
Deki Andria, SE MM Tokoh muda Kabupaten Kerinci mengapresiasi kegiatan yang dilakukan oleh Mahasiswa/i PMII dalam membantu meringankan beban masyarakat yang terkena musibah kebakaran dan bencana alam lainnya, karena hal tersebut merupakan bagian dari Tri Dharma perguruan tinggi.
“Saya sangat bangga dan mengapresiasi mahasiswa dalam hal ini, karna mereka peka terhadap permasalahan atau musibah yang dialami oleh masyarakat khususnya korban kebakaran tersebut” Tutup Deki. (alan)
Discussion about this post